Panduan definitif tentang penyuntingan gen.
Menu
Beranda Pelajari Berita Tanya Atlas
Jelajahi Teknologi Penyakit Perawatan Uji Klinis Perusahaan Ilmuwan Gen-gen Penelitian Institusi
Di luar dunia medis Pertanian Etika Investasi Peta dunia
Pelajari & Alat Mulai di sini Glosarium A–Z Bandingkan teknologi Linimasa Daftar & Peringkat Agen AI ★ Tersimpan API
Tentang Tentang kami Metodologi Sumber Data Kebijakan Editorial Kontak Penafian

🧭 Tampilan Terpandu
Baru mengenal genetika? Kami menjelaskan setiap istilah saat kamu menjelajah, dalam bahasa yang mudah dipahami. Halaman yang sama, dengan bantuan yang sudah tersedia.

⚡ Pandangan Ahli
Kamu sudah mengenal biologinya. Cukup kontennya — ringkas dan padat, tanpa penjelasan tambahan. Ini adalah tampilan default.

Bahasa antarmuka
Mode terang

Nasdaq: EDIT · Cambridge, Massachusetts

Editas Medicine

One of the first CRISPR companies, which discontinued its cell-therapy and eye programmes and rebuilt around a single in vivo cardiovascular candidate.

Preclinical In vivo editing

Pipeline

Di mana setiap program yang diungkapkan berada. Tahapan berasal dari pengungkapan perusahaan sendiri pada tanggal yang ditampilkan.

ProgramPenyakitTeknologiFase
EDIT-401 Heterozygous familial hypercholesterolemia CRISPR-Cas9 DiscoveryPreclinicalPhase IPhase IIPhase IIIApproved
EDIT-101 (Brilliance) Leber congenital amaurosis 10 CRISPR-Cas9 DiscoveryPreclinicalPhase IPhase IIPhase IIIApproved

Pipeline sebagaimana tercatat di Atlas pada Aug 25, 2026. Perusahaan sering merevisi pipeline mereka — verifikasi selalu dengan materi resmi perusahaan dan pengajuan regulasi terkait.

Dalam satu paragraf

Editas was among the very first CRISPR companies and ran the trial that first injected CRISPR into a human organ. It stopped that programme — the eligible population was too small — and later closed its cell-therapy work too. It now concentrates on one in vivo candidate, EDIT-401, aimed at lowering cholesterol. It is the clearest example in the sector of a company narrowing rather than expanding.

Editas Medicine was founded in 2013 by Feng Zhang, George Church, J. Keith Joung, David Liu and Jennifer Doudna, who departed early. Its EDIT-101 programme was the first in vivo CRISPR administration to a human organ and produced published evidence of vision improvement before being discontinued for population-size reasons. Editas subsequently discontinued its ex vivo assets and focuses on in vivo editing, with EDIT-401 targeting LDLR as its lead candidate.

Sources

Bukan saran investasi Profil ini adalah informasi pendidikan yang dikompilasi dari pengungkapan publik. Ini bukan rekomendasi untuk membeli, menjual, atau memegang sekuritas apa pun, dan bukan merupakan pandangan tentang prospek perusahaan. Bioteknologi sangat spekulatif dan sebagian besar program klinis gagal. Penafian lengkap →

Connected in the Atlas

Every entry on this site is linked to the others it relates to. These connections are part of the record, not a search result.